Sambutan Kepala Sekolah

Sambutan Kepala Sekolah

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME, yang telah memberikan rahmat dan petunjuk-Nya sehingga kami dapat memiliki website sekolah. Kami berharap, website ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mempertahankan eksistensi sekolah kami di tengah masyarakat serta menunjang peningkatan mutu pendidikan.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, baik para pengajar, staf dan karyawan di sekolah ini yang telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan pembuatan website sekolah ini. Kami menyadari bahwa website ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan masukan atau saran yang bersifat membangun demi kebaikan dimasa yang akan datang.

Akhir kata, semoga website ini mampu mendukung sekolah kami untuk lebih maju, membantu proses pembelajaran dan memudahkan kami dalam mengelola administrasi serta keuangan (BOS) demi tercapainya sekolah yang unggul, terdepan dan berprestasi.

Visi : "Terwujudnya pranata sosial yang kuat untuk menjadi manusia yang berkualitas, berakhlaq mulia, cerdas, terampil, serta unggul dalam prestasi" Misi :
  1. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, indah sehingga tercipta iklim belajar yang kondusif.
  2. Menumbuhkembangkan kehidupan sekolah yang berlandaskan pada ajaran agama yang dianut masing - masing.
  3. Melakukan proses belajar mengajar dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and learning).
  4. Menumbuhkan semangat baca untuk menambah wawasan pengetahuan.
  5. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan teknologi dalam kegiatan pengajaran.
  6. Melaksanakan ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat dan potensi siswa.
Tujuan :
  1. Menjadi sekolah dasar unggulan dan pilihan masyarakat untuk membentuk generasi pelajar yang berkualitas, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan YME.
  2. Menjadi sekolah yang berstandar Nasional dengan sarana prasarana yang memadai dan sistem pendidik yang berstandar.
  3. Menghasilkan lulusan yang intelektual dan agamis serta dapat melanjutkan ke jenjang SMP favorit.
  4. Menjadikan lingkungan sekolah yang berkualitas dan nyaman sehingga berdampak positif terhadap kehidupan sekolah dan masyarakat.

Senin, 13 Februari 2012

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR TINGKAT SD, MI, DAN SDLB AGAMA KRISTEN

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk Sekolah Dasar (SD)
A.    Latar Belakang
Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya untuk mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari peran agama amat penting bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.
Penerapan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar di bidang Pendidikan Agama  Kristen (PAK), sangat tepat  dalam rangka mewujudkan model PAK yang bertujuan mencapai transformasi nilai-nilai kristiani dalam kehidupan peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar memberikan ruang yang sama kepada setiap peserta didik  dengan keunikan yang berbeda untuk mengembangkan pemahaman iman kristiani sesuai dengan pemahaman, tingkat kemampuan serta daya kreativitas masing-masing.
Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Pendidikan Agama Kristen bukanlah “standar moral” Kristen yang ditetapkan untuk mengikat peserta didik, melainkan dampingan dan bimbingan bagi peserta didik dalam melakukan perjumpaan dengan Tuhan Allah untuk mengekspresikan hasil perjumpaan itu dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik belajar memahami, mengenal dan bergaul dengan Tuhan Allah secara akrab karena seungguhnya Tuhan Allah itu ada dan selalu ada dan berkarya dalam hidup mereka. Dia adalah Sahabat dalam Kehidupan Anak-anak.
Hakikat Pendidikan Agama Kristen (PAK) seperti yang tercantum dalam hasil Lokakarya Strategi PAK di Indonesia tahun 1999 adalah: Usaha yang dilakukan secara terencana dan  kontinu dalam rangka mengembangkan  kemampuan peserta didik  agar dengan pertolongan Roh Kudus dapat memahami dan menghayati kasih Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus yang dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari, terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Dengan demikian, setiap orang yang terlibat dalam proses pembelajaran PAK memiliki keterpanggilan untuk mewujudkan tanda-tanda Kerajaan Allah dalam kehidupan  pribadi maupun sebagai bagian dari komunitas.
Pada dasarnya PAK dimaksudkan untuk menyampaikan kabar baik (euangelion = injil), yang disajikan dalam  dua aspek, aspek ALLAH TRITUNGGAL (ALLAH BAPA, ANAK, DAN ROH KUDUS) dan  KARYANYA,  dan aspek NILAI-NILAI KRISTIANI. Secara holistik, pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar PAK pada Pendidikan Dasar dan Menengah  mengacu pada dogma Allah Tritunggal dan karya-Nya. Pemahaman terhadap Allah Tritunggal dan karya-Nya harus tampak dalam nilai-nilai kristiani yang dapat dilihat dalam kehidupan keseharian peserta didik.
Berdasarkan pemahaman tersebut, maka rumusan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar PAK di sekolah dibatasi hanya pada aspek yang secara substansial mampu mendorong terjadinya transformasi dalam kehidupan peserta didik, terutama dalam pengayaan nilai-nilai iman kristiani. Dogma yang lebih spesifik dan mendalam diajarkan di dalam gereja.
Fokus Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar berpusat pada kehidupan manusia (life centered). Artinya, pembahasan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar didasarkan pada kehidupan  manusia, dan iman Kristen berfungsi sebagai cahaya yang menerangi tiap sudut kehidupan manusia. Pembahasan materi sebagai wahana untuk mencapai kompetensi, dimulai dari lingkup yang paling kecil, yaitu manusia sebagai ciptaan Allah, selanjutnya keluarga, teman, lingkungan di sekitar peserta didik, setelah itu barulah dunia secara  keseluruhan dengan berbagai dinamikanya.

B.     Tujuan dan Fungsi
1.      Mata pelajaran PAK di SD bertujuan:
a.       Memperkenalkan Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus dan karya-karya-Nya agar peserta didik bertumbuh iman percayanya dan meneladani Allah Tritunggal dalam hidupnya
b.      Menanamkan pemahaman tentang Allah dan karya-Nya kepada peserta didik, sehingga mampu memahami dan menghayatinya
c.       Menghasilkan manusia Indonesia yang mampu menghayati imannya secara bertanggungjawab serta berakhlak mulia di  tengah masyarakat yang pluralistik.
2.      Fungsi
a.       Memampukan peserta didik memahami kasih dan karya Allah dalam kehidupan sehari-hari
b.      Membantu peserta didik mentransformasikan nilai-nilai kristiani dalam kehidupan sehari-hari

C.    Ruang Lingkup
Ruang lingkup PAK meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1.     Allah Tritunggal (Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus) dan  karya-Nya 
2.     Nilai-nilai kristiani.

Pada jenjang pendidikan SD peserta didik diperkenalkan pada hakikat Allah dan perspektif hubungan-Nya dengan manusia. Allah tidak berkarya di dalam ruang kosong, tetapi berkomunikasi dengan manusia. Allah membina relasi dengan manusia melalui karya-Nya.

D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
 Kelas  I, Semester  1

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-nilai Kristiani

 1. Menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah dalam relasinya dengan ciptaan lain

1.1  Menerima keberadaan  dirinya sebagai pemberian Allah
1.2   Menjawab kasih Allah dengan cara mengasihi keluarganya



Kelas  I,  Semester   2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-nilai Kristiani

  2. Menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya sebagai ciptaan Allah dalam relasinya dengan ciptaan lain

2.1 Mensyukuri alam ciptaan Allah dan isinya
2.2 Mensyukuri hidup bersama orang lain


Kelas  II, Semester  1           

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-nilai Kristiani

1.  Menerapkan makna mengasihi dan menghargai manusia dalam kepelbagaian dan perbedaan yang ada

1.1   Mensyukuri kepelbagaian budaya,suku,  agama dan bangsa
1.2   Mengasihi teman dan guru  serta sesama di sekolah dan di sekitarnya


Kelas  II, Semester  2           

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-nilai Kristiani

2.  Menerapkan makna mengasihi dan menghargai manusia dalam kepelbagaian dan perbedaan yang ada

2.1 Menghargai teman dan guru  serta sesama tanpa memandang perbedaan
2.2  Menolong orang yang sedang menderita yang ada di sekitarnya


Kelas  III, Semester  1          

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Allah Tritunggal dan Karya-Nya dan Nilai-nilai Kristiani

1.   Mendeskripsikan arti mensyukuri pemeliharaan Allah dalam kehidupan keluarga serta menunjukkan syukur melalui tanggung jawabnya dalam keluarga dan sesama


1.1 Mensyukuri pemeliharaan Allah pada setiap anggota keluarga

1.2  Memberikan yang terbaik bagi keluarga


Kelas  III, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-Nilai Kristiani

2.   Mendeskripsikan arti mensyukuri pemeliharaan Allah dalam kehidupan keluarga dan menunjukkan syukur melalui tanggung jawabnya dalam keluarga dan sesama


2.1  Turut serta  menciptakan hidup rukun dalam keluarga dan sesama
2.2   Memelihara alam ciptaan Allah







Kelas  IV,  Semester  1         

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Allah Tritunggal dan Karya-Nya 

1. Memahami dan mengakui kemahakuasaan Allah dalam wujud tindakan manusia yang bergantung sepenuhnya kepada Allah

1.1 Memahami kemahakuasaan Allah
 1.2 Mengakui keterbatasannya sebagai manusia dan ketergantungannya pada kemahakuasaan Allah



Kelas  IV, Semester   2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-Nilai Kristiani

2. Memahami dan mengakui kemahakuasaan Allah dalam wujud tindakan manusia yang bergantung sepenuhnya kepada Allah

2.1  Memahami wujud tindakan manusia yang sepenuhnya bergantung pada Allah
2.2  Mensyukuri kemahakuasaan Allah


Kelas  V,  Semester  1          

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Allah Tritunggal dan Karya-Nya 

1. Menjelaskan bahwa manusia berdosa,  tetapi diselamatkan Allah melalui penebusan Yesus Kristus


1.1 Menjelaskan bahwa manusia itu berdosa
1.2  Menunjukkan  kerinduan  memohon ampun


Kelas  V,  Semester  2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Allah Tritunggal dan Karya-Nya dan Nilai-nilai Kristiani

2. Menjelaskan bahwa manusia berdosa, tetapi diselamatkan Allah melalui penebusan Yesus Kristus


2.1 Menjelaskan bahwa  Allah adalah penyelamat manusia 
2.2 Menunjukkan sikap  sebagai orang yang sudah diselamatkan


Kelas VI,  Semester  1
                                
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-nilai Kristiani

1. Menerapkan makna ibadah yang sesungguhnya, khususnya dalam seluruh aktivitas hidup manusia



1.1 Memahami dan menghayati  makna ibadah
1.2 Memahami makna kegiatan sehari-hari  sebagai ungkapan syukur kepada Allah



Kelas VI, Semester  2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Nilai-Nilai Kristiani

2. Menerapkan makna ibadah yang sesungguhnya, khususnya dalam seluruh aktivitas hidup manusia



2.1 Memahami makna kegiatan sehari-hari sebagai ungkapan syukur kepada Allah
2.2 Melayani Allah dan sesama sebagai  ungkapan syukur kepada Allah



E.   Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan indikator pencapaian kompetensi, materi pokok, kegiatan pembelajaran, yang diperlukan untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu diperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar